Dan momentum kedatangannya pun pas banget, akhir-akhir ini saya merasa kehilangan passion dalam bekerja. Tantangan seolah telah lama pergi atau paling tidak, adapun sama sekali tidak membawa kesenangan, rasanya jenuh banget.
Yah mungkin salah satunya nggak ada mitra atau rival dalam kerja jadi nggak ada dialog dalam pekerjaan... nggak ada debat semua lempeng-lempeng aja. Ada tugas... dikerjain lalu kalau sudah ya selesai. Kalau terus-terusan bisa berakibat kurang baik buat saya sendiri, paling tidak saya nggak akan berkembang dan berhenti sampai disini.

Saat browsing teman-teman di Friendster lalu baca biodata mereka, rasanya sangat impresif banget.
Ada yang sudah jadi staff khusus di DPR, ada juga yang saat ini tinggal di Singapura dan Perth, juga ada yang kerja di Jepang bahkan Danan pun yang baru saja chating dengan saya hari ini sudah lebih dulu jago dengan Flash, sementara saya baru saja mulai belajar. Soal film juga ternyata Danan pernah dapat tentor Nia Dinata untuk penggarapan film dalam Close Up Movie Contest 2004... saya ketinggalan jauh serasa saya bukan siapa-siapa dihadapan mereka. memang ada nada-nada menghibur dari mereka seperti "memang rumput tetangga lebih hijau dari rumput sendiri" ataupun "kerja di Aa Gym juga hebat kok" tapi saya merasa ada yang kurang dalam hidup. Seperti ada yang masih digapai... seperti masih ada bintang di langit yang masih harus saya raih. Inilah passion yang sudah sekian lama hilang...
Terimakasih kepada teman-teman yang telah memberi inspirasi...
juga kepada Friendster...
juga kepada Allah yang telah menciptakan segalanya ada...

