Saturday, September 16, 2006

Pensil

Tulisan dari seorang teman, Adit... benar-benar menginspirasi, saya share agar bisa menginspirasi yang lain :)
-------------------------------------------------------------------------------------
Siang itu saya sedang membongkar kotak buku yang belum
saya susun di rak di tempat baru saya, tak lama
terdengar bunyi sms masuk, ternyata dari seorang teman
yang teramat baik dan cantik, sms nya simpel

"dhit bagaimana caranya supaya manusia bisa bahagia ?"

terus terang saya agak susah menjawab pertanyaan
simpel ini, karena saya pun sedang melakukan pencarian
yang sama, rasanya tiap manusia yang ada di dunia ini
selalu mencari hal yang sama yakni kebahagiaan, kita
mencari uang, jabatan, karir, pendidikan berharap
suatu hari nanti hal itu semua dapat membahagiakan
kita, namun banyak masalah hidup yang akhirnya membuat
kita berfikir apakah benar hal-hal itu membuat kita
bahagia ?

saya terinspirasi dengan tulisan coelho yang menurut
saya sangat bijaksana, kemudian saya balaslah sms
singkat teman cantik ini dan mencoba merangkai kembali
pesan coelhountuk dia

"kamu adalah pensil"

tak lama ada sms lagi "maksudnya ?"

"nanti saya jelaskan di email"

kemudian saya mulai menulis maksud sms saya kemaren

"kamu adalah pensil karena ada 5 hal dari pensil yang
istimewa :

1. Pensil tidak pernah bergerak sendiri, pensil
bergerak karena ada tangan yang menggerakan pensil
sesuai keinginannya, manusia harus yakin bahwa apapun
yang dilakukannya di dunia tidak lepas dari ikatan
takdir antara dia dan Tuhannya, ketika manusia yakin
bahwa ada kekuatan yang lebih besar dari dirinya dan
DIA lah yang menggerakan hati tiap manusia, maka kita
belajar menjadi ikhlas dan bersyukur bahwa yang
terjadi sekarang adalah ketentuan-ketentuan Maha
sempurna yang tidak mungkin salah dan cacat barang
sedikitpun.

2. Pensil kadang tumpul karena terlalu sering
digunakan, maka tak salah kalau sesekali orang yang
memiliki pensil menggunakan peruncing, untuk
membuatnya kembali tajam, berarti pensil diiris
kulitnya dengan baja, diputar dengan pisau kecil
peruncing berulang kali, tapi kemudian dia akan
menjadi tajam kembali. Manusia kadang memang ditempa
dengan kesulitan dan kegundahan hati, tapi jangan
khawatir karena tandanya Tuhan sedang mempertajam diri
kita sehingga kita tidak cengeng, kita tidak mudah
menyerah tapi menjadi tegar dan mengembangkan seluruh
daya upaya kita untuk menyelesaikan masalah, masalah
tidak datang untuk ditangisi, disesali atau
dikhawatirkan tapi masalah datang untuk diselesaikan,
ditantang dan suatu hari nanti kita akan menjadi lebih
"tajam"

3. Pensil bisa menulis salah, mungkin keluar dari
garis, mungkin salah menulis, tapi tak usah ragu maka
hapus saja dimana kita pernah menulis salah, kita
harus berani mengoreksi kesalahan yang kita buat
kemarin untuk kemudian berusaha sekuat tenaga untuk
tidak mengulanginya lagi, setidaknya kita telah berani
menulis dan berani mengoreksi setiap tulisan kita yang
salah, pensil yang tidak pernah salah menulis adalah
pensil yang tidak pernah menuliskan apapun sepanjang
hidupnya

4. Sehebat apapun tampilan luar pensil maka yang
paling penting adalah grafit yang ada didalam pensil,
boleh saja tampilan luar pensil kita sangat baik,
namun kalau grafitnya tidak baik, maka pensil
kehilangan maknanya, sehebat apapun tampilan luarnya
maka dia tidak bisa dipakai menulis, tapi grafit tidak
terlihat dia tersembunyi, tapi grafitlah "jiwa" dari
pensil, tanpanya pensil hanyalah kayu biasa yang
kehilangan maknanya

5. Pensil pasti akan menuliskan jejaknya didalam
kertas putih, tiap huruf yang dibuat, tiap kata yang
dirangkai pasti akan meninggalkan jejak, sama dengan
apa yang kita kerjakan dalam hidup, apapun yang kita
kerjakan pasti akan menyisakan memory buat kita ingat
atau buat orang lain ingat, hal ini membuat kita lebih
menghargai tiap kesempatan, melakukan yang terbaik
dalam hidup sehingga kita meninggalkan jejak yang baik
dalam hidup kita, berusaha membuat tiap detik bermakna
dan memiliki tempat tersendiri dalam kenangan kita,
berbuat yang terbaik karena kita hanya HIDUP SATU KALI

yang terakhir saya ingin mengutip kalimat dari
penyanyi PINK yang katanya suka asal-asalan itu

hari terindah dalam hidup saya adalah ketika saya
sadar bahwa saya tidak sempurna "


ketika saya selesai mengetik email, maka saya berfikir
ternyata ini bukan hanya email untuk dia, tapi email
ini terutama saya tujukan kepada diri saya sendiri :)