Friday, July 21, 2006

Oude Photo van NV MQ Multimedia


kenangan pas perpisahan Pak Oeoe (orang keuangan)... gw jadi nggak bisa nyanyi lagu naif lagi setelah pak uu resign.

"aku mau pulang...
dan membawa uang
segudang...segudang...
u.. u.. u.. u.. uaaaaaang"

Thursday, July 20, 2006

Eksperimen dari tutorial


iseng nemu tutorial di Info komputer lama, lumayan juga...
triknya ternyata sederhana, hanya main filter2 blur... masking, delete, gradasi serta transform.
Lama nggak belajar nih, dah rada tumpul...

Friday, July 14, 2006

news

Hari ini kang Indra bawa berita, entah benar atau tidak... yang jelas gw harus menunggu... menunggu saat yang tepat. Waktu yang cukup panjang kata kang Indra untuk bertukar fikiran. Entah mungkin itu juga yang membuat reaksinya berbeda ketika ada kang indra disebutkan, kalau benar mungkin gw termasuk orang yang paling bersyukur... tapi paling tidak saat ini, nggak boleh lagi merasa pasti. Karena semua dikembalikan ke Allah.

Thursday, July 13, 2006

Sekapur sirih (yang sudah basi)

Beberapa waktu ini gw merasa blog yang di FS dan MP sudah nggak terlalu privasi lagi. Menulis di FS dan MP memang lebih menyenagkan daripada di blogger, teman-teman bisa langsung comment. Disamping itu juga FS selalu memberi semacam pemberitahuan kepada teman-teman dalam jaringan kita. Ya kalau menulis kegiatan sehari-hari ok-ok aja karena komentar teman-teman bagus-bagus dan memperkaya tulisan kita... gw suka, karena ada rasa kita diperhatikan. Tapi terkadang ada sesuatu yang nggak ingin diketahui oleh banyak orang dan gw rasa mungkin disinilah tempatnya. Buat eksplorasi desain, foto dan memajang kerjaan gw sudah memilih MP buat etalase itu, kalau buat sharing cerita sehari-hari atau pemikiran yang nggak akan menimbulkan sesuatu dengan teman yang ada di FS ya gw masukin FS aja...

Seperti hari ini, saat gw nggak tau kenapa dee nanya ke kang hendra tentang gw yang seolah menghilang. Dee ada di fs... gw nggak merasa comfort buat menulis hal ini di fs. Gw sudah berusaha melupakan dee dan berusaha menswitch ke mode friend lagi. Memang itu butuh waktu, tapi sampai saat ini gw berhasil... sampai Kang Hendra bilang hal ini tadi siang. Ada perasaan hangat...
Ah gw nggak boleh ngikutin perasaan ini lagi, gw bertekad memulai dengan lembaran baru meski nggak tau dengan siapa. Meski gw nggak tau apa istimewanya dee tapi entah kenapa seolah dia menjadi sosok yang nggak terganti.
Gw sudah memulai hari baru, meski yang ini juga belum pasti... saat ini gw lebih ingin memperbanyak teman.

Haruskah ku mati

Bagaimana mestinya…
Membuatmu jatuh hati kepadaku
T’lah kutulis kan sejuta puisi
Meyakinkanmu membalas cintaku

Haruskah ku mati karena mu
Terkubur dalam kesedihan sepanjang waktu
Haruskah kurelakan hidupku
Hanya demi cinta yg mungkin bisa membunuh ku
Hentikan denyut nadi jantung ku
Tanpa kautau betapa suci hatiku
Untuk memiliki mu

Adakah keikhasan
Dalam palung jiwamu mengetukku
Ajarkan mu bahasa perasaan
Hingga hatimu tak lagi membeku

Haruskah ku mati karena mu
Terkubur dalam kesedihan sepanjang waktu
Haruskah kurelakan hidupku
Hanya demi cinta yg mungkin bisa membunuh ku
Hentikan denyut nadi jantung ku
Tanpa kau tau betapa suci hatiku
Untuk memiliki mu

Tiadakah ruang di hatimu untukku
Yang mungkin bisa ‘tuk kusinggahi
Hanya sekedar penyejuk disaat ku layu
Ku t’lah menantimu hingga akhir masa