Saturday, March 11, 2006

Cintapuccino

Ketika dee minta dicariin Cintapucino-nya Icha Rachmanti gw ngakak, ih seleranya ngepop banget! Rada beda ama gw yang sampai kemarin sama sekali belum pernah ngebuka buku-buku dengan label chicklit ataupun teenlit, nggak level gitu loh! Rasanya paling nggak kita bacanya literatur2 Indie ataupun rada beratan dikit... ya Fira basuki ataupun Supernova lah minimal. Karena sesuatu hal buku itu nggak bisa gw kasihin hari itu juga jadilah ia menginap semalam di kosan gw, dan sambil iseng ya gw buka dan baca aja. Dari awalnya sendiri gw mulai salut karena ternyata Icha merintis chicklit asli Indonesia (Chicklit atau chick literatur yang di Indonesia kebanyakan import padahal permasalahan wanita di Indonesia tentunya berbeda dengan wanita di negara asal chicklit import itu). Dari sanalah gw ngerasa ada satu semangat idealis yang ingin ditularkan Icha sama dengan semangat orang-orang indie, dan saat membaca lembar demi lembar... terus terang bahasanya mengalir lincah bisalah disetarakan dengan buku-bukunya Fira.
Masalah yang diangkat juga sangat manusia, tentang pencarian "sosok" dalam hidup seorang wanita. Dalam alurnya gw seperti merasa tertampar ketika baca buku ini... kayaknya gw banget! Selain itu juga gw mulai bisa memahami kata-kata Mas Iqbal tentang bagaimana membumikan cinta sehingga kita bisa benar-benar mencintai Tuhan justru dari buku ini (terlalu sufistik untuk dibahas disini, entar aja deh kalo gw udah bisa membahasakannya dengan lebih ngepop). Karena terlalu asik tanpa sadar gw menamatkan buku ini malam itu juga! Tanda kalo gw bener-bener suka sama buku ini.
Btw dari buku ini gw salut ternyata selera baca dee bagus juga, gw salah selama ini.

No comments: