Saturday, September 17, 2005

Teawalk @ Setiabudhi

Gw teawalk malam ini, bukannya teawalk dalam artian umum yaitu jalan-jalan diperkebunan teh di Ciater atau Ciwidey. Gw cuma jalan disepanjang jalan Setiabudhi sambil minum teh kotak, tepatnya dari Borma sampai ke gerlong. Nggak terlalu jauh sih, ya lumayanlah kalau sekedar ngeluarin keringat mah :) Jalan kayak gini sebenarnya sudah menjadi semacam tradisi buat gw kalau lagi bete atau lagi "blank" kebetulan hari-hari terakhir ini gw bete, ya udah gw jalan aja.

Ngomong-ngomong soal jalan disepanjang jalan Setiabudhi gw jadi inget waktu-waktu pertama gw kenal Tobucil, komunitas art dan buku di kota Bandung ini... ya dari jalan disepanjang Setiabudhi ini. Sewaktu pertama di Bandung gw denger majalah desain dan art (yang terakhir gw baru tahu kalau lebih tepat disebut Lifestyle) yaitu Troley magz. Nah dari informasi yang gw dapet ada beberapa spot tempat troley ini bisa didapat, ada sekitar 2 (atau 3) spot di setiabudhi yaitu Monik dan warnet biru, dan karena gw belum tau daerah sini gw sengaja jalan dari gerlong dan dapet-dapetnya ternyata di warnet biru. Warnet biru ini letaknya cukup jauh... di seberang McDonald Setiabudhi atau seratusan meter lagi dari Cihampelas!

Image hosted by Photobucket.com
Tapi gw nggak kecewa, Troley dengan cover ilustrasi tokoh komik buatan Indonesia "Caroq" dengan gaya Marvel akhirnya berada ditangan. Dan dari majalah itulah gw kenal Trimatra, Pasarbuku Bandung (sekarang Tobucil), Gustaf, Tarlen, komunitas art, film dan buku. Sampai hari ini gw masih tetap menjalin persahabatan dengan mereka atau mungkin sekitar empat tahun ya, hampir setua persahabatan gw dengan orang-orang DT dan MQ. Mungkin disinilah alasannya kenapa gw agak berbeda dengan orang-orang yang disini :)
Ya semua orang berubah, berkait dengan kesempatan dan pilihan yang ia pilih. Gw memilih seperti ini dan inilah konsekuensi dari pilihan gw... dan terkadang gw ngerasa saat-saat terakhir ini adalah satu titik nadir dalam kehidupan gw. Bisa lebih baik atau lebih buruk tergantung pada bagaimana gw bersikap terhadap masalah ini.

No comments: